tidak ada lagi kamu disini yang duduk diam, menunggu aku kembali berjuang!
aku duduk bersila di persilangan ujung tembok 4x5meter ini dengan baju zirah yang aku gunakan tuk berjuang semalaman kemarin.
biasanya ada kamu yang membawakan segelas anggur
lalu kita tertawa bersama sambil bercerita berapa banyak kesulitan yang kubunuh?
berapa orang yang ku sentuh?
sekarang aku merenung sendiri enggan melepas baju zirah ini, menuggu kamu yang mungkin akan datang dan menawarkan secawan anggur lagi.
tidak!
tidak seperti ini harusnya!
aku harus bersiap karena peperangan esok hari mungkin akan merenggut nyawaku jika aku tidak bersiap
untuk jiwaku yang enggan melepas baju zirah berat itu!






























