Senin, 27 Agustus 2012

sela 6

Ketika storyline cerita berubah,
storyboard berubah,
shotlist berubah,
akhir cerita berubah.

Limitasi rencana

Jika rencana A tidak berjalan maka kita masih mempunyai 25 rencana untuk melakukannya.

Lalu jika rencana 1 tidak berjalan kita memiliki rencana yang mungkin tidak terhitung dan tidak terhingga.

Aksara!

a,b,c,d,.!,1,2,3, :"

Liuk aksara Membuka jendela rapat berisi miliaran informasi.

Seruan indah, atau destruktif terangkum mantap dengan komposisi yang tepat.

Tidak hanya tulisan kaku dan tegap tetapi indah nan lincah!

Kucoba mencacah suatu kata, ternyata merubah makna lalu kemungkinan hilang dan sirna!


Kuda hitam

Kuda besi hitam ini liar sekali berlari, aku tak mampu mengejarnya dari kemarin sore.

Siang ini aku mendapatkan senjata untuk menaklukannya. Aku akan mencoba mengejarnya dan menangkapnya.

Istal indah nan nyaman sudah tersedia, semoga dia betah dan nyaman.

Harapku, esok petang ia sudah duduk tersenyum di samping rumah

Senin, 20 Agustus 2012

Hilir mudik Hari raya.

Kursi kayu panjang ini melekat erat di bokongku. Aku terdiam terpaku sambil melipat tangan menyaksikan pertunjukan langsung ini.

Ratus ribu kendaraan mondar-mandir tepat di sisi sebelah selatan tempatku.

Termanggu, terdiam!

Apa yang mereka kejar?

Rupanya hari raya besar telah tiba. Jutaan langkah kaki mereka dari tempat asal, membuat mereka lekas ingin kembali memori tempo lalu!

Selamat hai kawan, hari besar telah datang! Rayakan kemenangan!

Kelakar terbakar

Kelakar tanpa ujung dan akar, berakhir dengan ratusan kertas terbakar di udara. Entah sampai kapan kau terus berkelakar?

Hujan, kamu, dan anggur!

Seribuan rintik hujan jatuh menghujami kepalaku, seratusan foto dirimu terus memukul kepalaku, sepuluhan botol anggur menambah beratnya!

Dunia rekaan!

Malam belum sepenuhnya terkubur dan pagi masih jauh dari bangkitnya.

Aku duduk termenung diam di ujung jalan kosong di tepi selatan kota jakarta. Kucing-kucing liar yang berebut makanan di tong sampah mulai mengusik ketenangan yang perlahan sedang kubangun.

Alam bawah sadarku mencoba membawa ragaku kedalam dunia imajinasi yang sedang kurancang.

Kupaksa ragaku menaiki kereta yang bertujuan ke suatu tempat yang telah kurancang. Tempat dimana cinta dan sayang bersatu tanpa cela. Benci dan kejahatan terkubur didalam suatu tempat yang hitam dan kosong, terkunci dan entah dimana kuncinya.

Tak ada agama, suku dan ras yang menjadi sandungan seperti disini!
Tidak ada yg mempertanyakan siapa itu Tuhan, Dia Tuhanmu, ini Tuhanku! Saya dari sini, kamu dari sana! Kami ada dan eksis karena satu tujuan mulia!

CINTA

Mari sebarkan cinta tanpa melihat ini dan itu!

Ratap ranting

Perlahan kudengar ratap ranting diluar.
Sepi dan dingin terus menusuk dan menggangunya!

Ranting tak bisa bersembunyi, ia terus meratap tapi tak satupun mahluk yang menatap!

Kala sepi makin menggelayut, ia terlihat makin kusut.
Ia kusut namun tetap kuat dan tidak busuk.

Seribuan hari sepi menggelayut, dia tetap tidak kalah dan tidak takut. Ia semakin kuat kuat kuat!

Kala sepi makin menggelayut, ia terlihat makin kusut.
Ia kusut namun tetap kuat dan tidak busuk.

Rabu, 15 Agustus 2012

si penjaga malam

Undangan tuk datang ke pesta mimpi malam ini ku buang jauh-jauh.
Aku memiliki banyak pekerjaan yang tak bisa kutinggal pergi. Entah apa yang terjadi, disaat jutaan lain terlelap, aku terjaga bak singa menjaga kawanannya.

aku berkutat dengan banyak angka dan garis malam ini, laporan ini harus selesai dalam 2 hari. Aku mencoba mencari celah, dimana dapat kupotong sehingga aku mendapatkan bagian di tempat ini.

Undangan tuk datang ke pesta minpi malam ini ku buang jauh-jauh.
Aku memiliki banyak pekerjaan yang tak bisa kutinggal pergi. Entah apa yang terjadi, disaat jutaan lain terlelap, aku terjaga bak singa menjaga kawanannya.