Kamis, 12 April 2012

arogansi

aku dipaksa pergi mendapatkan sesuatu. 
langkahku gontai, semalaman aku dipecut untuk terus bergerak, tak ada waktu duduk istirahat. dia tidak terpuaskan dengan apa yang ada, aku masih dipaksa mencari terus. sore tadi aku membawakan sebotol air dingin dari sumber air bukit sebelah. kupikir dahaga akan sesuatu itu hilang ternyata tidak, dia menghardik "pergi carikan aku air yang dapat membuat aku tidak haus!"

aku lelah, menjadi seperti ini. aku mencari sesuatu terus untuk memenuhi hasratnya yang sinting. rasa tidak pernah puas itu menyiksa dan membunuh pelan-pelan. aku hanya manusia biasa dengan keterbatasan dan kelemahan, yang tidak bisa setiap siang diperintah, petang membawa hasil. aku hampir kehilangan akal. 

aku pergi berlari keatas bukit, duduk di tepian mata air, dengan kepala menegadah ke atas aku berteriak 
"aku penuh keinginan. aku terbunuh perlahan dengan segala keinginanku yang tiada batas, manusia tidak akan ada yang sanggup melayani aku, memberi keinginanku! 
dia adalah aku, aku yang tidak pernah terpuaskan! 
bahkan Tuhan pun tidak sanggup memenuhi keinginanku!

Arogan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar